Pengumuman Terbaru 18 Aug 2014 Lomba Minat Baca 2014

Berita

Lomba Minat Baca 2014

Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Probolinggo Mengadakan Lomba Minat Baca 2014Lomba ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat umum ataupun siswa-siswi untuk berpartisipasi aktif dan berkonstribusi untuk mensukseskan visi dan misi Perpustakaan Daerah Kabupaten Probolinggo.Kami mengundang seluruh masyarakat umum serta siswa-siswi untuk berpartisipasi mengikuti Lomba ini.Untuk Lebih jelasnya tentang Kategori dan Pelaksanaan Lomba unduh brosurnya di SINI

Tanggal : 18 Aug 2014 :: Selengkapnya


Jadwal dan Peserta Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013

Berikut Jadwal dan Peserta Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 di Kabupaten ProbolinggoDownload

Tanggal : 18 Aug 2014 :: Selengkapnya


Apa Tugas Guru TIK

Bagaimana seharusnya GURU BK dan TIK di tempatkan di dapodikdas, menurut peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan yang terbaru guru TIK kedudukannya sama dengan dengan GURU BK, yaitu membina dan membimbing siswa minimal 150 orang siswa yang ekwivalen dengan 24 jam, jumlah minimal 150 orang siswa ini diperlukan agar tunjangan profesinya bisa dibayarkan. Secara teori sebenarnya mudah menentukan seorang Guru BK atau TIK itu bisa memenuhi batas minimum siswa atau tidak, cukup dengan melihat jumlah siswa yang ada di sekolah tersebut. Teorinya memang demikian, tapi kenyataanya kenapa masih ada guru BK yang harus terbit SKTPnya di akhir semester?.. Bagi sekolah yang memiliki hanya satu guru BK atau satu guru TIK, memang tidak sulit untuk menghitungnya, tapi jika disekolah ternyata memiliki lebih dari satu guru TIK atau guru BK, dan jumlah muridnya kurang dari batasan minimum harus guru mana yang di tetapkan sebagai guru yang berhak untuk menerima SKTP. Mungkin akan ada yang menjawab, suruh salah satu gurunya mengampu disekolah lain. Jawaban seperti itu memang tidak salah, tapi perlu diingat sekolah yang dijadikan sekolah kedua bagi guru BK tersebut sudah memiliki guru BK belum, kalau sudah ada dan jumlah siswa yang lebih dari batas minimum disekolah tersebut tidak cukup untuk menutupi kekurangan guru BK dari sekolah pertama bagaimana, siapa yang harus dimenangkan?? Karena kesulitan seperti itulah akhirnya pada semester 2 tahun ajaran 2013/2014 ada guru bk yang terbit SKTPnya pada akhir semester. Untuk mengurangi kesulitan penghitungan jumlah siswa untuk seorang guru BK dan guru TIK, maka diusulkan agar dimasukan kedalam rombel. Memasukan guru BK dan guru TIK kedalam rombel akan membawa masalah baru, karena jam mengajar didalam sebuah rombel akan terhitung lebih dari batasan maksimum jumlah jam dalam sebuah rombel, jadi harus bagaimana dong???? Pada dapodik jenis rombel dibagi menjadi tiga jenis : Rombel wajib (1) Rombel Wajib tambahan (2) Rombel tambahan (9) Rombel wajib di isi untuk matapelajaran wajib sesuai dengan kurikulum jumlah jamnya juga tidak boleh melebihi atau kurang dari aturan kurikulum yang digunakan, jika rombel tersebut  menggunakan kurikulum 2013 maka jumlah jamnya harus sesuai dengan aturan kurikulum 2013 begitu juga yang masih menggunakan KTSP (khusus utnuk kelas 3,6 dan kelas 9) Rombel wajib tambahan, rombel ini berisi matapelajaran tambahan yang diperbolehkan dalam kurikulum, jika masih menggunakan KTSP disini sekolah bisa menambah jumlah jam mengajar maximum 4 jam, sedangkan unutk kurikulum 2013 tidak ada istilah penambahan jam kecuali untuk mulok bahasa daerah masih diperkenankan diisi di jam wajib tambahan dengan jumlah jam tidak lebih dari 2 jam,.. Rombel tambahan untuk jenis rombel yang ketiga ini semua jam mengajar yang dimasukan dalam jenis ini tidak akan dihitung jumlah jamnya. Jenis rombel ini disediakan untuk menampung jam mengajar matapelajaran yang diajarkan diluar ketentuan kurikulum. jenis jam ini biasanya  diperlukan untuk sekolah-sekolah swasta yang memiliki jam tambahan khusus matapelajaran khas sesuai dengan sekolahnya. Dari ketiga jenis rombel tersebut yang paling memungkinkan untuk dimasukan oleh guru TIK dan guru BK adalah rombel tambahan (9) yang jika dimasukan tidak akan mengganggu jumlah maksimum jam mengajar sebuah rombel. Kenapa harus di rombel tambahan? Apa nanti jam ekwivalennya akan dihitung? Apa SKTPnya nanti bisa keluar? Mungkin pertanyaan seperti diatas akan muncul dibenak para operator sekolah. Alasan kenapa harus di jenis rombel tambahan adalah : Jumlah jam tidak akan mengganggu jumlah jam maxsimum rombel Guru TIK dan Guru BK tidak memerlukan jam, mereka hanya memerlukan pemetaan berapa siswa yang diasuh oleh mereka. Dengan memasukan mereka kedalam rombel maka sistem akan mudah menghitung jumlah siswa yang diasuh oleh seorang guru BK atau guru TIK, karena didalam rombel sudah dipetakan berapa jumlah siswanya. Jika guru BK atau TIK sudah memiliki jumlah rombel yang diasuk sistem akan menghitung jumlah siswa pada masing rombel, sehingga didapat jumlah siswa tepat untuk seorang guru BK dan TIK. Jika guru TIK dan BK menambah disekolah lain maka bisa dipetakan dengan jelas berapa jumlah siswa yang menjadi anak asuhnya. Guru BK dan TIK memiliki kepastian yang jelas berapa siswa yang telah diakui sistem dan berapa kekurangan siswa yang harus dipenuhinya. Lalu apa peran guru TIK Di Kurikulum 2013 ? Untuk mewujudkan suasana pembelajaran dan proses pembelajaran aktif, diharapkan guru memanfaatkan berbagai sumber belajar agar potensi peserta didik dapat dikembangkan secara maksimal untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang mendukung potensi peserta didik dalam pelaksanaan kurikulum pembelajaran di sekolah perlu didukung dengan pemanfaatan TIK yang dapat mengekplorasi sumber belajar secara efektif dan efisien. Ada tiga tugas utama guru TIK dalam pelaksanaan kurikulum 2013 Membimbing peserta didik pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat untuk mencapai SKL. Memfasilitasi sesama guru pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat dalam menggunakan TIK untuk persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Memfasilitasi tenaga kependidikan pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat dalam mengembangkan SIM sekolah berbasis TIK Membimbing peserta didik : Ini berarti guru TIK berkewajiban memimbing siswa untuk mencari, mengolah, menyiapkan, medistribusikan, menyajikan, menginformasikan serta memanfaatkan data dan informasi dalam berbagai cara untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran. Memfasilitasi sesama guru Ini berarti guru TIK berkewajiban memfasilitasi sesama guru SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat untuk mencari, mengolah, menyiapkan, medistribusikan, menyajikan, menginformasikan, memanfaatkan data dan informasi dalam berbagai cara untuk persiapan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran.  Kegiatan fasilitasi melalui kegiatan antara lain: Workshop, In House Training, Pertemuan MGMP, dan pelatihan Guru Individual; mencari sumber belajar, pembuatan media pembelajaran, pengolahan nilai menggunakan spread sheet Memfasilitasi tenaga kependidikan Ini berati guru TIK memiliki kewajiban untuk memfasilitasi tenaga kependidikan (bukan guru) SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat untuk mengembangkan sistem manajemen sekolah berbasis TIK, melalui berbagai kegiatan, antara lain. Workshop, In House Training, dan pelatihan Tenaga Kependidikan, berupa Pengisian Dapodik, Instalasi dan Entri Data SIMPAK, e-Kinerja Guru, inventarisasi kegiatan PKB bagi guru, Instalasi dan Entri data Sistem Informasi Perpustakaan Individual; memberikan konsultasi sesuai dengan kebutuhan tenaga kependidikan dalam hal implementasi sistem informasi manajemen sekolah.   Sumber: nazarukompetan  

Tanggal : 09 Aug 2014 :: Selengkapnya


Undangan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahap I

Undangan Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahap I Tingkat SMP Tanggal 11 sampai dengan 15 Juni 2014 dapat diunduh disini

Tanggal : 10 Jun 2014 :: Selengkapnya


KALENDER PENDIDIKAN

Tanggal : 19 May 2014 :: Selengkapnya


Daftar nama pemenang guru dan kepala sekolah berpretasi 2014

Daftar nama pemenang  guru dan kepala sekolah berpretasi Kegiatan pengembangan sistem penghargaan prestasi guru dan kepala sekolah Dinas pendidikan kabupaten probolinggo Tahun 2014 Versi Cetak Dapat Di Download DISINI NO NAMA UNIT KERJA KECAMATAN KATEGORI JUARA     1 Anik Edwinarni,S.Pd TK Taruna Dra Zulaeha Leces Kepala TK Juara I   2 Sriyani, S.Pd TK Candra Kirana Kotaanyar Kepala TK Juara II   3 Zubaedah, S.Ag TK Darul Hikmaf Bantaran Kepala TK Juara III   4 Hatijah TK Tunas Muda 1 Maron Guru TK Juara I   5 Mindriani TK Aba Harapan Kraksaan Guru TK Juara II   6 Ike Yuliarahmawati, S.Pdi TK Tunas Muda Leces Guru TK Juara III   7 Hj.Dwi Hastutik,M.Pd SDN Pajarakan Kulon I Pajarakan Kepala SD Juara I   8 Sugiono, S.Pd SDN Telogoargo Tiris Kepala SD Juara II   9 Drs. Mujiman, M.Pd SDN Pesisir I Sumberasih Kepala SD Juara III   10 Gunawan ,S.pd SDN Sukokerto I Pajarakan Guru SD Juara I   11 Sri Rukiyanah, S.Pd SDN Klenang Lor I Banyuanyar Guru SD Juara II   12 Edy S.Pd SDN Bremi I Krucil Guru SD Juara III   13 Drs.Mokhammad Zamroni SMPN 1 Sukapura Sukapura Kepala SMP Juara I   14 Drs.Suyatno Tri Kurniawan SMPN 4 Kraksaan Kraksaan Kepala SMP Juara II   15 Drs. Miswagianto SMPN 3 Gading Gading Kepala SMP Juara III   16 Titin Sundari,S.Pd SMPN 1 Kotaanyar Kotaanyar Guru SMP Juara I   17 A'irin Nurwidyastuty, M.Pd SMPN 1 Kraksaan Kraksaan Guru SMP Juara II   18 Titik Sundari, S.Pd SMPN 2 Paiton Paiton Guru SMP Juara III   19 Drs.Saeri SMAN 1 Kraksaan Kraksaan Kepala SMA Juara I   20 Drs.Wahyudi Darmawan SMAN 1 Paiton Paiton Guru SMA Juara I   21 Jamaludin, S.Pd SMAN 1 Besuk Besuk Guru SMA Juara II   22 Ika Septini, S.Pd SMAN 1 Sukapura Sukapura Guru SMA Juara III   23 Heru Setiadi, ST SMKN 1 Kotaanyar Kotaanyar Guru SMK Juara I   24 Adiyah Retnaningsih, S.Pd SMKN 2 Kraksaan Kraksaan Guru SMK Juara II   25 Moch. Arif Afandi, S.Pd SMKN 1 Gending Gending Guru SMK Juara III    Bagi para Pemenang harap untuk mengambil hadiah Pada : Hari/ Tanggal       :  Senin, 5 Mei 2014 Pukul                     :  14.00 WIB Tempat                 :  Bidang Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kab. Probolinggo Syarat                    :  -   Membawa Kartu Peserta                                   -  Surat Tugas  dari Cabang  Dinas

Tanggal : 03 May 2014 :: Selengkapnya


KEGIATAN AKSI LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 KRAKSAAN

KEGIATAN AKSI LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 KRAKSAAN IKUT MENJAGA DAN MELESTARIKAN KEHIDUPAN SMA Negeri 1 Kraksaan ikut andil dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan. Semua ini merupakan bentuk kepedulian warga SMAN 1 Kraksaan guna menjamin kelangsungan hidup umat manusia, alam semesta, dan segala bentuk kehidupan yang ada di bumi ini. Berbagai bentuk aksi lingkungan telah dilakukan oleh warga SMAN 1 Kraksaan. Diantara aksi tersebut adalah: 1. Penanaman Mangrove 2. Pembentukan kader Adiwiyata 3. Keterlibatan dalam Lomba Adiwiyata 4. Penghijauan lingkungan sekolah 5. Kampanye peduli lingkungan melalui tari 6. Pembuatan jamu tradisonal Sinom 7. Pembuatan kompos 8. Kampanye sekolah bebas asap Kini SMAN 1 Kraksaan mengikuti Green School Competation Jawa Power YTL BERIKUT FOTO KEGIATAN AKSI LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 KRAKSAAN KLIK DISINI UNTUK MELIHAT FOTO

Tanggal : 29 Jan 2014 :: Selengkapnya


Dispendik Probolinggo, Mudahkan OPS Kerjakan Dapodikdas

Probolinggo (Dispendik Kab.Probolinggo) - Aplikasi Pendataan di lingkungan Pendidikan Dasar dan Menengah yang dikenal di dunia pendidikan dengan nama Aplikasi Dapodikdas 2013, dirasa sulit oleh para Operator Kecamatan (OPK) dan Operator Sekolah (OPS). Pasalnya banyaknya operator yang sering menanyakan hal-hal yang berkenaan dengan aplikasi tersebut. Kapala Sub Bagian Perencanaan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, Eko Wahyudi, S.Sos mengungkapkan, Kondisi tersebut disebabkan dua hal, aplikasinya yang tergolong sulit atau Operatornya belum memahami cara menjalankan aplikasi tersebut. "di komunitas jejaring sosial seperti facebook menunjukkan kondisi tersebut", kata Eko. Sabtu, 09/11/2013. Melihat hal tersebut, Kapala Sub Bagian Perencanaan Dispendik Kabupaten Probolinggo berupaya memudahkan semua operator Dapodikdas diwilayahnya agar tidak mengalami kesulitan dan kendala dalam menjalankan aplikasi Dapodikdas 2013. "Kode Registrasi didistribusikan terlebih dulu, supaya dipelajari sebelum diadakan sosialisasi" lanjut Eko Wahyudi Gigih Kalimasada sebutannya di facebook. Sosialisasi Dapodik digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo diadakan dua tahap, tahap pertama jumat, 08/11/2013 yang di ikuti oleh semua Operator Kecamatan dan tahap kedua hari Sabtu, 08/11/2013 di ikuti oleh semua Opeator Sekolah SMP Negeri se-Kabupaten Probolinggo. Staff Sub.Bag Perencanaan, Milatul Khoir menjelaskan, sosialisasi diadakan dua tahap dikarenakan Aplikasi ini diperuntukkan di dua tingkatan SD dan SMP yang isiannya sedikit agak bebeda, "OPK dapat mensosialisasikan ke lembaga Sekolah Dasar di masing-masing kecamatan, " ujar Latoel Diningrat nama dunia mayanya. Materi yang dibahas berkenaan dengan kebijakan pemerintah dan tehnis cara menjalankan aplikasi Dapodikdas 2013. Latoel menghimbau semua peserta sosialisai supaya mempelajari materi yang diberikan dengan cara membaca dan mepraktikkannya, "Bila dijalankan anjuran tersebut, pasti menjalankan aplikasinya akan terasa mudah dan tidak menemui kendala yang berarti," tutup latoel. Penulis : Adam Malik

Tanggal : 11 Nov 2013 :: Selengkapnya


586 Honorer K2 Probolinggo, Ikuti Tes CPNS

PROBOLINGGO (dispendik Kab.Probolinggo) - Sebanyak 586 tenaga honorer K2 mengikuti ujian tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang ditempatkan di GOR Sasana Krida Kraksaan. Minggu (03/11/2013).Acara secara resmi dibuka oleh Asisten III Pemkab Probolinggo, Suheriyanto yang didampingi beberapa pejabat teras Pemkab Probolinggo dan juga hadir perwakilan dari BKN Propinsi Jawa Timur.Kepala BKD Kabupaten Probolinggo, Sigit Sumarsono menjelaskan, ujian CPNS Kategori II ini di ikuti oleh berbagai jenis ketenagaan yang dari berbagai instansi, "sekitar 586 yang sedang mengikuti ujian, " ungkapnya ketika memantau giat tersebut.Menurut daftar yang dikeluarkan oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara, red), yang terdaftar untuk mengikuti ujian CPNS Daerah di Pemerintah Kabupaten Probolinggo sebanyak 601 orang. Disebabkan berbagai hal sebanyak 15 orang yang tidak bisa mengikuti ujian ini, "karena meninggal, menunaikan rukun islam yang kelima, meninggal dan beberapa sebab lainnya, mereka tidak bisa mengikuti ujian ini," jelas Sigit.Sementara itu, Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo, Tutug Edy Utomo yang ikut hadir memantau ujian CPNS tersebut mengungkapkan, diharapkan tes CPNS ini dapat menyaring tenaga-tenaga potensial yang nantinya dapat membangun untuk menjadikan kabupaten probolinggo lebih baik dan lebih sejahtera. "supaya kabupaten kita lebih baik, terutama dibidang pendidikan," tuturnya.Materi Tes CPNS kali ini terdiri Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB). Tes Kompetensi Dasar terdiri dari tiga jenis tes yaitu Tes Kepribadian, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Wawasan Kebangsaan. Sedangkan untuk materi Tes Kompetensi Bidang disesuaikan dengan tiap-tiap profesi.Dari materi tes tersebut, materi TKB yang paling dirasakan berat oleh beberapa peserta ujian CPNS, terutama peserta yang berasal dari penjaga sekolah."Kami telah berusaha maksimal, ya pasrah saja terhadap hasil yang akan didapat dari ujian ini, berat sekali materi tesnya terutama TKB nya, keluh salah seorang peserta yang tidak bersedia disebutkan namanya.Penulis : Adam Malik

Tanggal : 03 Nov 2013 :: Selengkapnya


Dispendik Probolinggo, Distribusikan 'Koreg'

Probolinggo (dispendik Kab. Probolinggo) - Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo (Dispendik), mulai mendistribusikan Koreg (Kode Registrasi) Dapodikdas 2013 kepada sekolah-sekolah jenjang Sekolah Dasar dan jenjang Sekolah Menengah Pertama yang berada dibawah naungannya. Pasalnya Koreg tersebut sangat dibutuhkan oleh sekolah untuk pendataan pada aplikasi pendataan Dapodikdas 2013, Kamis (31/10/2013).Menurut Milatul Khoir, staff perencanaan Dispendik Kabupaten Probolinggo, koreg baru diberikan agar mempermudah semua OPS (Opertor Sekolah) dalam mengisi datanya ke aplikasi Dapodikdas 2013 karena sampai saat ini aplikasi tersebut masih terus dalam pengembangan, "kami menunggu aplikasi tersebut sempurna dan siap digunakan oleh OPS, karena sebelumnya masih banyak ditemukan bug-bug yang kadang-kadang membuat error," jelas Latoel panggilan akrabnya.Aplikasi saat ini sudah banyak perbaikan dari hal-hal yang membuat error, sehingga para OPS diharapkan tidak lagi menemui kendala ketika menjalankannya. "tim teknis Dikdas sudah memperbaiki bug-bug melalui patch-patch yang telah unggah di website resminya Dikdas" ungkap Latoel.Menurut Eko Wahyudi, Kasubbag Perencanaan  koreg baru diberikan untuk menjaga kerahasiaan agar koreg tidak dipergunakan oleh orang yang tidak berhak dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, karena dalam aplikasi ini menyangkut nasib lembaga dan nasib PTK juga siswa. "  maka kode registrasi dapodik dapat diterima jika ada dokumen SK Operator Sekolah. Dispendik Kabupaten Probolinggo tidak mau kecolongan dan tidak mau terjadi di wilayahnya, dan akan menindak tegas bagi siapa saja yang berani menyalahgunakan data, apalagi tujuannya untuk memanipulasi data, seperti manpulasi jjm guru agar dapat TPP bagi yang bersertifikasi,  "kalau hal itu terjadi, maka sangsinya Penghentian semua tunjangan untuk Guru guru di sekolah tersebut dan akan diproses secara hukum karena termasuk kategori pemalsuan data yang mengakibatkan kerugian negara, " ungkap Eko WahyudiPenulis : Adam Malik

Tanggal : 31 Oct 2013 :: Selengkapnya


Top